Beresnya urusan mencari striker membuat penanggung
jawab latihan PSS Sleman, Rumadi, merasa tiket promosi ke kasta
tertinggi wajib didapat dari kompetisi Divisi Utama musim ini.
“Kami tentu inginkan hasil yang terbaik. Saya yakin dengan pemain
yang ada kami sanggup meraih tiket promosi,” ujar dia, Rabu (14/12).
Striker Charles Orock resmi diikat manajemen PSS pada Rabu kemarin.
Negosiasi antara Orock dan manajemen sempat berjalan alot lantaran
mantan pemain Persebaya Surabaya yang bermain di Divisi Utama tersebut
mematok harga yang tinggi. Bergabungnya Charles Orock ke skuat tim
berjuluk Super Elang Jawa tersebut membuat manajemen terpaksa harus
mencoret nama Roberto Acosta, striker asal Paraguay meski pelatih
Widiantoro mengaku tertarik dengan Acosta lantaran memiliki kualitas
sebagai target man.
“Roberto terpaksa tidak dipakai karena kuota striker sudah
terpenuhi,” kata Rumadi. Lanjut dia, dengan deal-nya Orock, berarti
kuota skuat PSS Sleman musim ini sudah terpenuhi. Masih menurut Rumadi,
nama Orock masuk dalam 21 pemain yang didaftarkan PSS Sleman ke PT Liga
Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Jumlah tersebut kemungkinan besar bisa
bertambah jika sebelum batas akhir pendaftaran, 31 Desember, ada pemain
berkualitas yang merapat ke kubu PSS Sleman.
Keyakinan Rumadi diamini Widiantoro. Pelatih itu merasa yakin
pasukannya bisa bericara banyak dalam kompetisi mendatang. Syaratnya, di
setiap pertandingan, tim tersebut harus meraih hasil maksimal.
Di pertandingan perdana menghadapi Persipasi Bekasi, PSS Sleman
menargetkan untuk meraih poin penuh. Rencananya, calon lawan tersebut
bakal tiba di Sleman pada Kamis (15/12) ini. Setelah itu merekan bakal
mencoba lapangan pada Jumat (16/12) pagi.
0 komentar:
Posting Komentar