JAKARTA, KOMPAS.com - FIFA dan AFC menyarankan agar
PSSI menggelar kongres tahunan demi menyelesaikan kisruh yang terjadi di
induk sepak bola tertinggi di Indonesia itu. Kongres tahunan ini
digelar selambat-lambatnya sebelum 20 Maret demi menghindari kemungkinan
sanksi dari Komite FIFA.
Hal itu tertuang dalam surat FIFA kepada
PSSI tertanggal 13 Januari. Surat yang ditandatangani Sekretaris
Jenderal AFC Alex Soosay dan Sekjen FIFA Jerome Valcke tersebut
merupakan surat balasan atas surat yang dikirimkan oleh PSSI terkait
usulan KLB dari KPSI. FIFA dan AFC dalam posisi tidak berkomentar
terkait penyelenggaraan KLB. Kedua badan tersebut hanya menyarankan agar
PSSI segera melaksanakan kongres tahunan yang harus dilaksanakan
sebelum 20 Maret 2012.
"Menyadari masalah yang dihadapi sepak bola
Indonesia, FIFA dan AFC merekomendasikan agar PSSI segera
menyelenggarakan kongres biasa untuk memastikan sesuai statuta dan
menyelangarakan sebuah forum untuk mencari solusi. Kami juga
mengingatkan (PSSI) akan deadline yang terpapar dalam surat
kami tertanggal 21 Desember 2011 dan kongres biasa harus digelar sebelum
20 maret 2012 untuk menghindari kemungkinan sanksi dari Komite Asosiasi
FIFA," tulis FIFA dalam surat tersebut.
Permintaan FIFA dan AFC
tersebut disambut baik oleh PSSI. Menurut Deputi Sekjen PSSI Saleh
Mukadar, PSSI akan menggelar kongres tahunan pada 18 Maret mendatang.
"Tempatnya di wilayah Jabodetabek," kata Saleh kepada wartawan di kantor
PSSI, Selasa (17/1/2012).
Ia mengatakan, delapan pekan sebelum
kongres tahunan digelar, PSSI akan memberitahukan kepada seluruh anggota
PSSI yang memiliki suara baik Pengprov PSSI, klub profesional
Indonesian Premier League (IPL), serta klub amatir, dan asosiasi.
"Empat pekan sebelum kongres digelar, PSSI akan memberitahukan agenda
yang akan dibahas," ujarnya.(bola.kompas.com)

0 komentar:
Posting Komentar