TEMPO.CO, Jakarta
- Setelah memutuskan tidak akan memakai pemain langganan tim nasional
yang merumput di Liga Super untuk memperkuat tim nasional Indonesia saat
melawan Bahrain di Manama, pada pertandingan terakhir Grup E babak
ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014, Persatuan Sepak Bola Seluruh
Indonesia (PSSI) mulai bergerilya memburu pemain baru.
Selain
mencari pemain yang berkompetisi di Liga Primer Indonesia, terang
koordinator tim nasional, Bob Hippy, PSSI kemungkinan akan memanggil
pemain yang saat ini berkompetisi di luar Indonesia, seperti Stefano
Lilipaly. Lilipaly merupakan pemain naturalisasi asal Belanda yang saat
ini bermain di FC Utrecht, Belanda.
“Bisa saja dipanggil,
soalnya ia dihitung sebagai pemain yang bermain di kompetisi resmi
federasi sepak bola internasional (FIFA),” kata Bob Hippy, Sabtu, 7
Januari 2012.
Lilipaly merupakan salah satu dari berapa pemain
naturalisasi berdarah Belanda yang diproyeksikan memperkuat Indonesia.
Selain Lilipaly, Indonesia sudah memiliki Irfan Bachdim dan Diego
Michiels. Pada SEA Games lalu, pelatih tim usia di bawah 23 tahun,
Rahmad Darmawan, sudah menyatakan minatnya memakai jasa Lilipaly. Namun
saat itu klub pemilik Lilipaly, FC Utrecht, enggan melepas Lilipaly
karena SEA Games dinilai tidak termasuk dalam agenda resmi FIFA.
Komposisi
pemain menghadapi Bahrain, terang Bob, kemungkinan akan diisi banyak
pemain muda. Pertandingan itu juga diharapkan Bob bisa menjadi pelajaran
berharga karena tim nasional sudah tidak memiliki kesempatan untuk
lolos ke babak keempat.
Hal sama juga diutarakan pelatih kepala
timnas senior, Wim Rijsbergen. Dalam dua minggu ke depan, menurut Wim,
ia akan mencari pemain bagus dari 12 klub yang saat ini berkompetisi di
IPL dan pemain yang juga ikut memperkuat tim U-23 lalu. “Selain itu saya
juga akan melihat jika ada pemain bagus yang ikut serta dalam seleksi
tim U-21,” kata Wim kemarin saat memantau seleksi timnas U-17 di
lapangan C Senayan, Jakarta.
Ia menegaskan tidak akan memakai
pemain yang saat ini bermain di Liga Super Indonesia karena, menurutnya,
status kompetisi itu sudah diputus FIFA ilegal. “Saya tidak mau
mengomentari itu lebih lanjut, semua sudah jelas. FIFA sudah
memutuskannya,” ujar Wim menambahkan.
Di IPL--kompetisi resmi yang diakui PSSI--ada beberapa pemain yang ikut bermain dalam SEA Games lalu, seperti Ferdinan Sinaga dan Abdul Rahman yang memperkuat Semen Padang, Andik Vermansyah yang bermain di Persebaya 1927, Gunawan Dwi Cahyo dan Kurnia Meiga yang bermain di Arema Malang, serta Diego Michiels yang bermain di Persija. Selain itu, ada beberapa pemain yang sempat bermain di tim nasional, seperti Irfan Bachdim di Persema Malang, Wahyu Wijiastanto yang bermain di Persiba Bantul, dan Syamsul Arif yang bermain di Persibo Bojonegoro.(Arief Firdaus)
Di IPL--kompetisi resmi yang diakui PSSI--ada beberapa pemain yang ikut bermain dalam SEA Games lalu, seperti Ferdinan Sinaga dan Abdul Rahman yang memperkuat Semen Padang, Andik Vermansyah yang bermain di Persebaya 1927, Gunawan Dwi Cahyo dan Kurnia Meiga yang bermain di Arema Malang, serta Diego Michiels yang bermain di Persija. Selain itu, ada beberapa pemain yang sempat bermain di tim nasional, seperti Irfan Bachdim di Persema Malang, Wahyu Wijiastanto yang bermain di Persiba Bantul, dan Syamsul Arif yang bermain di Persibo Bojonegoro.(Arief Firdaus)

0 komentar:
Posting Komentar