Joko Driyono Tak Tawarkan Apapun Pada PSS-Pengakuan Sekretaris PSS, Pustopa mengenai belum ada tawaran dari pihak manapun termasuk PT Liga Indonesia (LI) maupun PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), dibenarkan oleh CEO PT LI, Joko Driyono.
Operator Liga Indonesia itu memang tidak pernah menawarkan apapun terhadap klub-klub peserta ataupun yang ingin berkompetisi di Indonesian Super League (ISL) atau Divisi Utama yang berada di kasta kedua.Pihaknya juga tidak akan mengiming-imingi klub-klub yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL) maupun divisi utama agar hijrah ke kompetisi yang dihelat oleh PT LI.
Klub-klub yang berkompetisi di bawah regulasi PT LI, sambung Joko, ketika mengikuti kompetisi tidak mendapat apapun dari penyelenggara kompetisi."Kalau berkompetisi di Liga Indonesia, klub tidak lalu mendapatkan apa atau berapa yang didapatkan tapi kami memberikan kebebasan kepada mereka untuk menikmati dan mengeksplorasi semua hak komersialnya," jelas Joko Driyono, kepada Tribun Jogja, Kamis (4/10/2012).
Menurutnya, kedaulatan klub ketika berkompetisi di LI sepenuhnya dihormati oleh operator dan tidak akan campur tangan dengan pendapatan yang didapat selama satu musim kompetisi. Apa yang telah dilakukan oleh klub-klub yang berkompetisi bersama PT LI, merupakan komitmen yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh kedua belah pihak.
Ia menegaskan, tidak ada di PT LI ikut kompetisi kami lalu dibayar berapa dan didapat berapa saat mengikuti kompetisi. "Memang beberapa klub ada yang mencoba membandingkan antara kompetisi yang kami gelar dengan yang digelar oleh LPIS," paparnya.
Saat ini, ia belum berani membeberkan klub-klub divisi utama yang musim lalu berkompetisi bersama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Ia, menganggap saat ini semua klub Divisi Utama termasuk PSS Sleman yang mengutarakan keinginan berkompetisi bersama LI baru sebatas tukar pendapat dan tahap penjajakan.
"Nanti setelah pertemuan kedua, pada 30 Oktober mendatang baru saya bisa memberikan penjelasan lebih lengkap," tutur pria berkacamata itu.(*)
Oleh: Putut Ami Luhur (Tribun Jogja)
Editor: PSS KITA

0 komentar:
Posting Komentar